iklan

Featured Post
Kisah Seorang Istri Sholehah dan putrinya

  Ini adalah sebuah kisah nyata tentang perjuangan seorang istri dan putrinya dalam menghadapi ujian dikala sang suami atau sebagai ay...

Sunday, 25 June 2017

Hari Raya dan Kesatuan atas perbedaan








Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Dengan kasih sayangNya seluruh makhluk hidup berdampingan penuh harmoni.


Alhamdulilah, puji syukur atas segala karunia dan nikmat yang tiada habisnya yang telah pencipta berikan yang bilamana itu dibebankan kepada seorang hambaNya maka tidak akan sanggup melakukannya sebagaimana pernah nabi Sulaiman mencoba memberikan rejeki kepada makhluk Tuhan. Baru memberikan makanan kepada seekor ikan paus pun belum tercukupi walaupun seluruh kekayaan dan kekuasaan nabi Sulaiman telah dikerahkan. Bagaimana halnya dengan seluruh makhluk yang ada di dunia?.
Subhanallah, Maha Suci Allah.

Dalam kesempatan ini, ada sedikit penulis membahas mengenai sikap perbedaan yang dalam setahun terakhir ini begitu ramai dan seakan akan membentuk tembok atau jurang pemisah antar kehidupan berbangsa dan bernegara. Ya, mungkin saya bukanlah seorang yang memiliki pengaruh atas bangsa ini atas pemikiran namun mudah-mudahan dapat menjadi bagian doa dari seluruh bangsa ini yang menginginkan kebaikan atas negeri ini.

Satu bangsa ibarat suatu bangunan terintegrasi karena adanya kesatuan unsur yang saling mendukung.
Terdapat ikatan besi, pasir, batu dan semen, air dan tanah yang saling menguatkan untuk menghasilkan kekuatan bangunan yang tangguh.

Perbedaan bukanlah sesuatu yang tabu. Adanya perbedaan itulah yang akan saling melengkapi dan menguatkan. Tanpa ada rasa ego "karena aku, bangunan ini kuat". Padahal karena perbedaanlah timbul kekuatan dan adanya keseimbangan.

Bilamana ada panas dan dingin menyatu dalam keseimbangan maka akan timbul kehangatan. Kehangatan atas persaudaraan baik dalam ukhuwah islamiyah sebagai pondasi maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

AKU CINTA NKRI, AKU CINTA PANCASILA, AKU JUGA CINTA PEMIMPIN YANG ADIL DAN BIJAKSANA SERTA AKU CINTA ULAMA DAN AGAMA.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H / 25 JUNI 2017.

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.
TAQABALLOHU MINA WA MINKUM.

0 comments :

Post a Comment